Rumah DP Nol Rupiah Dijual Mulai Harga Rp185 Juta

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memulai peletakan batu pertama (ground breaking) hunian dengan uang muka (downpayment/DP) Nol Rupiah di kawasan Pondok Kelapa, Jakarta Timur. Lokasi itu berada di jalan Haji Naman, Kelurahan Pondok Kelapa, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur. Lokasi tepatnya berada di samping Taman Pemakaman Umum (TPU) Pondok Kelapa. Rumah DP Nol Rupiah itu berupa rumah susun sederhana milik (rusunami) dan dibangun di lahan seluas 1,4 hektare milik Pemprov DKI Jakarta. Hunian itudirencanakan bernama Klapa Village.

Anies Baswedan mengatakan, proyek itu akan dibangun dua tipe unit rumah yakni tipe 21 yang perkiraan harganya Rp185 juta dan tipe 36 yang perkiraan harganya Rp320 juta. “Kami percaya harga ini terjangkau untuk warga berpenghasilan di bawah Rp7 juta,” kata Anies. Pembayaran menggunakan skema fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Tata cara pendaftaran dan sistem cicilan akan diumumkan bulan April 2018 setelah Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) terbentuk. Selain berpenghasilan maksimal Rp7 juta, syarat kepemilikian hunian DP Nol Rupiah antara lain memilki KTP DKI, belum pernah memilki rumah tinggal atas nama pribadi, dan tidak boleh dipindahtangankan. “Ini bukan yang terakhir, tetapi yang pertama ada banyak yang masuk sebagai usulan,” kata Anies.

Saat peletakan batu pertama tersebut, Anies menyatakan proyek tersebut adalah satu dari 23 janjinya saat kampanye Pilkada DKI 2017 yang akan dilunasi setelah mengemban tanggung jawab gubernur. “Karena janji itu harus dilunasi. Kalau program, nanti di ujung bisa pakai tambahan kata ‘Mohon maaf, program tidak bisa dijalankan.’ Janji adalah sebuah komitmen,” kata Anies di lokasi. “Kami membuat komitmen, tidak ingin empat tahun lagi muncul kontrak politik yang belum dilaksanakan,” ujarnya. Hunian vertikal itu direncanakan akan dibangun berlantai 20 dan dua gedung (tower). Adapun pemegang proyek adalah PD Pembangunan Sarana Jaya, salah satu badan usaha milik daerah (BUMD) DKI. PD Sarana Jaya bermitra dengan PT Totalindo Eka Persada selaku kontraktor dan pengembang. Tahap pertama, pembangunan tower 1 akan dimulai pada awal tahun ini dan ditargetkan rampung pada pertengahan 2019 mendatang. Anies mengatakan butuh biaya sekitar Rp400 milyar untuk membangun dua tower Klapa Village. Dua tower ini akan diisi 703 unit. Dengan rincian 513 unit seluas 36 meter berisi dua kamar, serta 190 unit seluas 21 meter dengan satu kamar.

Sumber : https://www.cnnindonesia.com/nasional/20180118110207-20-269818/rumah-dp-nol-rupiah-dijual-mulai-harga-rp185-juta