Serangan Jantung Tak Selalu Ditandai dengan Nyeri Dada

Ini artinya mereka bisa terlambat mendapatkan pertolongan karena tidak merasakan nyeri dada. Oleh karena penting juga memahami gejala serangan jantung lainnya.

Tanda umum terkena serangan jantung yang perlu diperhatikan juga adalah adalah berkeringat, lengan atau bahu nyeri (tidak selalu sisi kiri). Kemudian napas menjadi pendek-pendek, mual, sakit kepala atau pusing seperti mengutip Everyday Health, Kamis (11/1/2018).

Namun, bila merasakan nyeri dada khas serangan jantung, dokter spesialis jantung dan pembuluh darah Siska Danny pernah menyampaikan untuk segera memeriksakan diri. Yakni ketika nyeri dada dirasakan terus menerus lebih dari 20 menit, intensitas berat sampai tidak bisa beraktivitas, disertai dengan keringat dingin membasahi baju.

“Jika kondisi seperti itu segara periksakan elektrokardiogram atau rekam jantung untuk mengetahui benar senarang jantung atau bukan. Jangan didiamkan atau dianggap angin duduk atau semacamnya,”┬ákata Siska kepada memberi pesan beberapa waktu lalu.

Bila memang tanda-tanda yang diperlihatkan itu serangan jantung, setiap menit bakal berarti. Bila abai, hal itu bisa mengancam nyawa.

Saat serangan jantung terjadi, ada bagian dari otot jantung tidak mendapatkan darah. Semakin lama hal itu dibiarkan, semakin banyak kerusakan terjadi. Itu sebabnya perlu segera mendapatkan pertolongan dengan tidak abai pada tanda-tanda yang diberikan tubuh.

“Semakin cepat mendapat penanganan, semakin banyak bagian jantung yang bisa diselamatkan,” kata dokter spesialis jantung Clevaland Clinci, Richard Krasuski.

Sumber : http://health.liputan6.com/read/3222460/serangan-jantung-tak-selalu-ditandai-dengan-nyeri-dada